Minggu, 23 Januari 2011

Daftar Deleted Scenes & Featurette Dalam DVD Deathly Hallows: Part. I

British Board of Film Classification telah mengungkapkan Deleted Scenes dan Featurette tambahan untuk DVD Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I, yang desebutkan dalam situs, dijadwalkan rilis pada 11 April 2011. Daftarnya dapat dilihat dibawah ini. Perhatikan bahwa waktu disebelah deskripsi adalah panjangnya klip (dalam menit dan detik).




Kamis, 20 Januari 2011

Lokasi Kematian Snape Dalam Deathly Hallows II Diubah




Andrew Ackland-Snow, direktur seni film Harry Potter, mengungkapkan dalam edisi November 2010 majalah Cine Premiere Mexico bahwa lokasi kematian Severus Snape dalam Harry Potter and the Deathly Hallows: Part II telah diubah, dengan persetujuan dari J.K. Rowling. Kutipan dari artikel tersebut dapat dilihat dibawah ini...

Perhatikan bahwa dalam buku, Snape dibunuh oleh ular Nagini atas perintah Voldemort di Shrieking Shack.

Minggu, 16 Januari 2011

Peri Rumah

Peri Rumah adalah makhluk gaib fiksi dalam seri Harry Potter karya J. K. Rowling. Peri Rumah memiliki bentuk seperti manusia kecil –walaupun jelas terlihat berbeda dari manusia– yang menghabiskan hidup mereka untuk melayani sebuah keluarga, institusi, dan lain-lain. Kecuali mereka dibebaskan, keturunan mereka akan melanjutkan tugas-tugas mereka. Berbeda dengan seorang budak, Peri Rumah betul-betul bahagia dalam perbudakan mereka dan hampir seluruhnya beranggapan bahwa bila mereka sampai dibebaskan, itu adalah kenistaan besar. Ras ini tidak memiliki kebudayaan sendiri dan keberadaan mereka hanya untuk melayani. Memiliki Peri Rumah merupakan simbol status dari seseorang atau suatu keluarga, sementara sikap pengabdian yang sedemikian dalam menyebabkan Peri Rumah dianggap sebagai warga kelas dua di dunia sihir.

Karakteristik

Peri Rumah memiliki tubuh yang kecil (hanya sekitar 60-90cm tingginya), dengan tangan-kaki yang panjang lurus, serta kepala dan mata yang terlalu besar. Mereka biasa menyebut diri sendirinya dengan kata ganti orang ketiga dan berbicara seperti anak kecil. Nama-nama mereka biasanya mirip seperti nama binatang peliharaan (Dobby, Winky, Hokey); dan tampaknya tidak memiliki nama keluarga.
Seorang Peri Rumah terikat pada rumah keluarga tertentu; namun belum terlalu jelas apakah mereka memilih untuk mendiami suatu rumah dan melayani orang-orang yang tinggal di dalamnya, atau apakah mereka terikat dengan suatu cara kepada suatu keluarga. Ron Weasley berkomentar bahwa ia berharap agar keluarganya cukup kaya untuk dapat memiliki seorang Peri Rumah, sehingga secara tersirat kemungkinan bahwa Peri Rumah adalah satu paket dengan suatu rumah (analoginya dalam dunia non-sihir mungkin seperti perabot rumah yang sudah ikut diberikan bersama dengan rumah yang dibeli). Pada awal kisah Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran juga memperkuat hal ini. Harry melakukan tes apakah ia benar-benar pemilik yang sah dari Grimmauld Place dengan cara melihat apakah si Peri Rumah, Kreacher akan menuruti perintahnya. Tes ini berhasil dan memperlihatkan bahwa Peri Rumah memang terikat kepada rumah yang dilayaninya. Namun demikian, dalam Harry Potter dan Piala Api, seorang Peri Rumah yang telah dibebaskan mencari keluarga yang baik, sehingga mengisyaratkan bahwa Peri Rumah itu terikat kepada suatu keluarga, bukan kepada rumahnya. Memang bergenerasi-generasi Peri Rumah dikisahkan melayani suatu keluarga, tetapi hal ini mungkin dikarenakan generasi demi generasi keluarga tersebut juga tinggal di rumah yang sama.
Peri Rumah hidup dalam situasi yang menyedihkan. Mereka gigih, bersifat patuh secara alami, dan sering digertak, dicaci maki, bahkan disiksa. Keluarga-keluarga penyihir hitam tampaknya memiliki kebiasaan mengasari dan menganiaya Peri Rumah mereka. Keluarga Malfoy memaksa Peri Rumah mereka, Dobby, untuk menjepit telinganya sendiri di oven atau menyetrika tangannya jika ia tidak mematuhi perintah mereka. Keluarga Black memenggal kepala Peri Rumah mereka bila sudah tua dan memajangnya di dinding rumah mereka.

Jumat, 14 Januari 2011

Gellert Grindelwald




"Untuk Greater Good."
-Gellert Grindelwald slogan. 
Gellert Grindelwald (c. 1883 - 1998 ) dianggap salah satu yang paling berbahaya Wizards Dark sepanjang masa, kedua hanya untukTom Riddle , yang kemudian dikenal sebagai Lord Voldemort. Ia dididik di Durmstrang Institute dan kemudian mengambil sebuah persahabatan dengan Albus Dumbledore ketika ia tinggal di Godric's Hollow untuk musim panas berikut pengusiran nya. Kedua membuat rencana untuk menemukan Relikui Kematian dan menciptakan dunia di mana Muggle akan tunduk kepada penyihir dan penyihir .Kemitraan ini berantakan setelah dua terlibat dalam arah duel tiga dengan Aberforth Dumbledore yang menyebabkan Ariana Dumbledore kematian '. Grindelwald meninggalkan Inggris dan segera mencuri Tongkat Elder , membangun tentara dan naik ke kekuasaan di benua Eropa . Selama nya pemerintahan teror , dia membunuh banyak penyihir dan Muggle. Pada tahun 1945 , pada puncak kekuasaannya, teman mantan Dumbledore dihadapkan dia karena teriakan publik dan mengalahkan dia dalam apa yang menjadi legendaris duel . Grindelwald kemudian dipenjarakan di penjara sendiri Nurmengard selama beberapa dekade. Dia dibunuh di sana oleh Lord Voldemort pada 1998 , ketika Voldemort adalah untuk mencari Tongkat Elder , yang Grindelwald menolak memberikan informasi apapun tentang.

Biografi 

Kehidupan awal 

Gellert Grindelwald berpose untuk nyaDurmstrang potret sekolah.
Gellert Grindelwald lahir sekitar 1883 , mungkin di Tengah atau Eropa Timur, meskipun Skandinavia juga possiblity sebuah. Ia dididik di sekolah sihir Durmstrang Institute , dan sebagai mahasiswa, dia membuktikan dirinya sebagai precociously brilian sebagai Albus Dumbledore . Namun, ia tidak menggunakan bakatnya untuk memenangkan penghargaan dan hadiah, dan bukannya ditujukan untuk bereksperimen dengan Ilmu Hitam . percobaan-Nya menjadi memutar ke titik hampir membunuh beberapa teman-temannya, dan ia diusir pada usia enam belas tahun. Dia sangat tertarik pada Relikui Kematian , bahkan menggunakan Hallows 'simbol sebagai sendiri dan ukiran pada dinding Durmstrang sebelum keberangkatannya. Penelitiannya membawanya untuk tinggal dengan-Nya bibi besar, Bathilda Bagshot , di Godric's Hollow , Inggris , di mana Ignotus Peverell , dikatakan penjaga sah Death's Jubah Gaib , telah diletakkan untuk beristirahat.

Persahabatan 

Gellert Grindelwald dengan temannya Albus Dumbledore .
Saat itu di Godric's Hollow yang Grindelwald bertemu dan berteman Albus Dumbledore , seorang penyihir muda berbakat dan cemerlang seperti dia. Kedua anak remaja menjadi dipersatukan oleh ambisi mereka untuk kemuliaan, berencana untuk membawa tentang "sebuah tatanan dunia baru" di mana penyihirakan menguasai Muggle , dan berbagi semangat mereka untuk Relikui Kematian .Mereka menciptakan istilah yang akan menjadi's slogan Grindelwald dan justifikasi untuk melakukan kejahatan mengerikan terhadap orang-orang yang menentang dia: "Untuk Good Raya." [4] Dua menjadi sangat dekat, bahkan sampai tarik-menarik romantis di adalah bagian Dumbledore  . Pada titik tertentu, Grindelwald menyadari sahabat daya tarik dan menggunakannya untuk keuntungannya, memanipulasi anak yang lain ke dalam membantu dia tanpa bertanya dalam rencana-Nya 

Rabu, 12 Januari 2011

Soal Seleksi Asrama, Blood, Patronus, dan Jenis Wand

Soal seleksi asrama Hogwarts:
1.Sifat kamu:
a.Pekerja keras & ga suka ribut
b.Berani & suka petualangan
c.Ambisius & arogan
d.Terpelajar & pemikir 2.Warna favorit:
a.Hijau
b.Kuning
c.Biru
d.Merah
3.Kamu liat seorang ibu dgn banyak belanjaan,kamu:
a.Menghampiri & mnawarkan
bawaanya
b.Brpikir "Tolongin ga yah?"
c.Langsung mengambil alih
blanjaan d.Cuek aja
4.Jenis musik favorit:
a.Metal
b.R 'n B
c.Jazz
d.Pop 5.Binatang favorit:
a.Musang
b.Ular
c.Elang
d.Singa

Senin, 10 Januari 2011

Emma Watson Bingung Gunakan Uangnya yang Terlalu Banyak






Aktris Emma Watson merupakan salah satu selebriti muda terkaya di dunia. Kekayaannya ditaksir mencapai Rp 470 miliar. Namun, Emma kebingungan untuk menggunakan uangnya itu.

"Saya mempunyai terlalu banyak uang sampai bingung untuk menggunakannya," ujar pemeran Hermione Granger di film 'Harry Potter' itu seperti dilansir Showbiz Spy, Senin (10/1/2011).

Emma mengaku kalau dirinya adalah perempuan yang sangat sederhana. Emma yang kini berusia 20 tahun itu hanya mengeluarkan banyak uang untuk biaya pendidikannya.

"Belum lama ini, saya membeli sebuah laptop dan mobil Toyota Prius. Barang-barang itu adalah barang termahal yang pernah saya beli di luar biaya pendidikan saya," jelasnya.

Bahkan, ketika di Inggris, Emma lebih suka menggunakan transportasi umum. Emma pun mengalami beberapa kejadian lucu saat naik kereta bawah tanah di London.

"Waktu itu ada orang yang mengenali wajahku, tapi kemudian orang tersebut tidak yakin. Orang itu bilang kepada temannya 'Tidak, tak mungkin Emma naik transportasi umum'. Saya pun langsung tertawa dalam hati," ucapnya
.


Sumber Blog Junaedi Diperoleh dari Detik.com

Sabtu, 08 Januari 2011

Fleur Delacour


Jenis kelamin: Wanita
Warna rambut: Pirang-keperakan
Warna mata: Biru
Sekolah: Beauxbatons
Keturunan: Quarter-Veela (setidaknya)
Aliansi: Order of the Phoenix (diduga); Bill Weasley
Diperankan oleh: Clémence Poésy
Pemunculan pertama: Harry Potter and
the Goblet of Fire

Fleur Delacour adalah karakter fiksi dalam seri Harry Potter karangan J.K. Rowling. Pertama kali muncul dalam Harry Potter and the Goblet of Fire dan kemudian muncul kembali dalam Harry Potter and the Half-Blood Prince serta kemungkinan besar akan muncul dalam Buku Ketujuh.

Fleur bersekolah di Akademi Bauxbatons di Perancis. Ia adalah penyihir yang berbakat terbukti dengan terpilihnya Fleur sebagai Wakil Beauxbatons dalam Turnamen Triwizard. Fleur digambarkan sebagai gadis yang luar biasa cantik, namun kontras dengan sikapnya yang arogan dan cenderung sarkastis. Ginny dan Hermione sering menyebutnya sebagai 'Phlegm', karena sifatnya yang dingin.

Namanya berasal dari frase bahasa Perancis fleur de la cour, yang artinya "bunga di halaman" atau , menurut J. K. Rowling, "wanita yang terhormat". Nama ini bisa juga menggambarkan tentang kecantikan Fleur.

Dalam film, Fleur diperankan oleh Clémence Poésy.

13 Fakta Unik tentang Harry Potter



Film maupun versi novel Harry Potter telah mempengaruhi hidup begitu banyak orang di dunia, baik anak kecil, remaja, maupun orang dewasa. Mulai dari 10 tahun lalu hingga sekarang, pengaruh itu masih tetap kuat.

Ketujuh novel yang bercerita tentang pengalaman sang penyihir muda Harry Potter bersama para sahabatnya, musuh bebuyutan sang penyihir jahat, sampai kehidupan di sekolah asrama Hogwart, seakan-akan menjadi benar-benar nyata dalam pikiran fansnya.

Para fans pun terkadang menganggap mereka nyata seperti para karakternya, berikut beberapa kejadian lain yang tak kalah luar biasanya. Apa saja?

* Fans Tom Felton ingin mengadopsinya.
Hal ini terjadi ketika Felton berkunjung ke AS, di mana ada seorang fans yang ingin menjadi wali resminya selama dirinya masih di bawah umur. Mereka pun mengajaknya tinggal di rumah, yang dinamai, (guess!) Malfoy Manor!

Kamis, 06 Januari 2011

Apakah Hp7 Part. I Terpilih Dalam Visual Effect Academy Awards 2010?

Setelah sebelumnya telah dirilis judul-judul film yang masuk ke dalam daftar semifinalis yang akan menjadi nominasi kategori Visual Effect, The Academy of Motion Picture Arts and Sciences kali ini telah mengungkapkan 7 judul film yang telah dipilih dari 15 judul film yang kemungkinan akan masuk menjadi nominasi, diantaranya ada film "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part. I”, daftarnya dapat dilihat dibawah ini...

• "Alice in Wonderland" 
• "Harry Potter and the Deathly Hallows: Part 1"
• "Hereafter"
• "Inception"
• "Iron Man 2"
• "Scott Pilgrim vs. The World"
• "Tron: LEGACY"

Seperti informasi yang HPFI Blog dapatkan dari SnitchSeeker, daftar ini akan disingkat menjadi 5 judul film sebenarnya yang akan masuk ke dalam nominasi kategori Visual Effect di Oscars, yang akan diselenggarakan pada tanggal Minggu, 27 Februari 2011 di Kodak Theatre at Hollywood & Highland Center, dan untuk daftar nominasi lengkap akan diumumkan pada Selasa, 25 Januari 2011.

Selain itu, desainer produksi Stuart Craig dinominasikan dalam penghargaan Art Directors Guild 2010 dalam kategori film fantasi untuk karyanya dalam Harry Potter and the Deathly Hallows: Part I, penghargaan mereka akan diberikan pada tanggal 5 Februari 2011 di Beverly Hills, California.

Selamat kepada semua calon nominasi yang telah terpilih!



Sumber Blog Junaedi Diperoleh dari HPFI Blog dan SnitchSeeker

Info Potter : "Apa Yang Sebenarnya Terjadi Pada Malam Kematian James dan Lily Potter?"



"Yang memiliki kekuatan untuk menaklukkan Pangeran kegelapan sudah dekat…
dilahirkan kepada mereka yang telah tiga kali menantangnya, dilahirkan bersamaan dengan matinya bulan ketujuh… 


dan Pangeran Kegelapan akan menandainya sebagai tandingannya, tetapi dia akan memiliki kekuatan yang tidak diketahui Pangeran Kegelapan…
dan salah satu harus mati di tangan yang lain, karena yang satu tak bisa hidup sementara yang lain bertahan…Yang memiliki kekuatan untuk menaklukkan Pangeran kegelapan dilahirkan bersamaan dengan matinya bulan ketujuh…"

Ramalan yang dibuat Sybill Trelawney untuk melamar pekerjaan pada Prof. Dumbledore, secara tak langsung merupakan salah satu penyebab kematian Lily dan James. Meski sampai akhir Trelawney tak pernah menyadari dampak dari ramalan yang dibuatnya itu. Voldemort hanya mengetahui dua bagian awal dari ramalan itu. Padahal kenyataannya ada dua anak yang memenuhi kriteria ramalan tersebut: Harry Potter dan Neville Longbottom. Dumbledore yang serba tahu [akan kita bahaskemudian di Pantauan Potter selanjutnya] mengetahui bahwa kedua anak ini dalam bahaya. Tapi ia ragu bertindak sampai ia tahu apa yang akan dilakukan Voldemort.

Info Potter: "Harry Potter Bukan (Benar-Benar) Horcrux"



Selama ini kita telah sering mendengar teori bahwa Harry Potter adalah Horcrux. Teori ini dibenarkan dengan pendapat Albus Dumbledore yang menyatakan bahwa bagian jiwa Voldemort menempel pada tubuh Harry. Tapi tidak adil rasanya jika kita tidak membahas juga teori lain yang menyatakan bahwa Harry bukan benar-benar Horcrux, apalagi teori ini didukung sendiri oleh JKR. Menurut teori ini, eksistensi Harry sebagai Horcrux 'tidak sepenuhnya' benar.

Voldemort tidak bermaksud menjadikan Harry sebagai Horcrux. Saat datang ke Godric's Hollow malam itu, dia berniat membunuh Harry, jelas karena ramalan. Dan jika Harry adalah Horcrux, seharusnya Voldemort menjaga agar Harry tidak mati. Tapi nyatanya Voldemort terus-menerus memburu Harry dan ingin membunuhnya. Hal itu mengkin dijawab dengan jawaban seperti, "Itu karena Voldemort tidak tahu kalau Harry adalah Horcrux-nya. Dia membuatnya menjadi Horcrux secara tidak sengaja." Seperti yang kita tahu, pembuatan Horcrux tidak dilakukan asal-asalan. Pembuatan Horcrux pastilah sangat kompleks dan tidak mungkin dilakukan secara tidak sengaja. Mungkinkan sihir sekompleks pembuatan Horcrux dilakukan secara tidak sengaja oleh penyihir seperti Voldemort? Bukankah itu sama saja dengan ketidaksengajaan Harry saat melepas ular Boa di kebun binatang? Rasanya tidak mungkin. Ketidaksengajaan peng-Horcrux-an Harry terletak pada menempelnya bagian jiwa Voldemort pada Harry. Harry tidak bisa dibunuh karena adanya perlindungan 'ancient magic' dari Lily, dan saat itu bagian jiwa Voldemort menempel pada Harry dan Voldemort menjadi tidak stabil. Peristiwa menempelnya jiwa Voldemort pada Harry menjadikan Harry sebuah Horcrux tapi bukan benar-benar Horcrux. Karena....

Info Poitter: "Albus Dumbledore Yang Serba Tahu"




Albus Dumbledore, seperti yang kita tahu merupakan tokoh penting, bahkan bisa dibilang tokoh kunci dari keseluruhan kisah Harry Potter. Dari dialah gagasan tentang ‘ancient magic’, Horcrux, dan Hallows pertama kali dikemukakan. Dumbledore sendiri, di sisi lain, menyangkal dirinya tahu segalanya, dia hanya menebak, tapi biasanya tebakannya benar.

Di mata kita sebaliknya, Dumbledore serba tahu. Setidaknya dia tahu banyak dan lebih banyak tahu dibanding Voldemort, sehingga dia bisa mengatur atau menyusun rencana-rencana yang tak ada orang lain yang tahu. Contohnya, kematiannya sendiri. Dumbledore serba tahu, meski terkadang kita tidak tahu bagaimana dia tahu.

Tak lama setelah kematian James dan Lily, Dumbledore menyuruh Hagrid menjemput bayi Harry dan membawanya ke Privet Drive. Itu dilakukan Dumbledore karena dia tahu bahwa James dan Lily telah tewas, bahwa Harry selamat berkat adanya perlindungan dari Lily, dan bahwa perlindungan itu akan tetap ada jika Harry tinggal di rumah kerabat dekatnya yaitu keluarga Dursley. Bagaimana Dumbledore bisa tahu secepat itu? Entahlah.

Info Potter: "Siapa Nicholas Flamel?"



Dalam sejarah, Nicholas Flamel dikenal sebagai seorang Alkemis yang hidup di Perancis pada abad ke-14. Dia dan istrinya, Perenelle, meninggal pada 1410. Namun konon makam mereka kosong dan banyak yang masih melihat sosok Nicholas dan Perenelle Flamel hingga lebih dari berabad-abad kemudian. Orang-orang menduga bahwa Nicholas Flamel telah berhasil membuat Batu Bertuah yang membuatnya immortal. Batu Bertuah sendiri merupakan suatu legenda yang tak asing lagi. Konon Batu Bertuah bisa mengubah logam apapun menjadi emas dan mampu menghasilkan elixir of life (cairan kehidupan) yang membuat seseorang panjang umur. Banyak buku yang membahas tentang batu legendaris ini. Dalam ranah fiksi, setidaknya saya pernah membaca tiga novel yang menceritakan Batu Bertuah, yaitu The Alchemist (Paulo Coelho), Harry Potter dan Batu Bertuah (J.K. Rowling), dan trilogi The Secret of the Immortal Nicholas Flamel (Micael Scott). Dua dari novel-novel tersebut memasukkan Nicholas Flamel dalam ceritanya, bahkan pada novel trilogi The Secret of the Immortal Nicholas Flamel, Flamel dan istrinya dikisahkan masih hidup di abad 21.

Info Potter: "Ramalan Trelawney"



Buku ke-5 Harry Potter menunjukkan kepada kita lebih jelas tentang mengapa Voldemort ingin membunuh Harry. Kita juga diperkenalkan pada bola kristal – bola kristal yang menyimpan ramalan, yang disimpan di hall of prophecy di Departeman Misteri. Lebih jauh,kita diajak untuk memercayai ramalan Sybill Trelawney, yang sebaliknya pada seri-seri sebelumnya, tampak sangat meragukan. 

Saat melamar pekerjaan sebagai guru Hogwarts pada Albus Dumbledore, Trelawney membuat sebuah ramalan. Demikian isi ramalan itu:

"Yang memiliki kekuatan untuk menaklukkan Pangeran kegelapan sudah dekat…dilahirkan kepada mereka yang telah tiga kali menantangnya, dilahirkan bersamaan dengan matinya bulan ketujuh…
dan Pangeran Kegelapan akan menandainya sebagai tandingannya, tetapi dia akan memiliki kekuatan yang tidak diketahui Pangeran Kegelapan…
dan salah satu harus mati di tangan yang lain, karena yang satu tak bisa hidup sementara yang lain bertahan”


Molly Weasley



Molly Weasley, (nama gadisnya Prewett) adalah karakter fiksi dalam novel Harry Potter karangan J.K. Rowling. Lahir pada tanggal 30 Oktober 1950, seorang ibu rumah tangga, istri dari Arthur Weasley dan ibu dari Bill, Charlie, Percy, Fred, George, Ron dan Ginny. Molly yang juga anggota Orde Phoenix, adalah kemenakan Ignatius Prewett (yang menikah dengan Lucretia Black).

Dalam film, Molly Weasley diperankan oleh Julie Walters. 

Molly menganggap Harry dan Hermione sebagai bagian dari keluarga Weasley. Harry terutama, diperlakukan dengan over-protektif karena dirinya yatim piatu dan tinggal dengan keluarga yang tidak memperlakukannya dengan baik. Ketika Molly membaca tulisan Rita Skeeter tentang cinta segitiga Harry, Hermione dan Krum, ia memperlakukan Hermione dengan dingin dan tidak ramah (mengiriminya telur paskah yang lebih kecil dibanding Harry maupun Ron) sampai Harry menjelaskan bahwa cerita tersebut hanyalah bohong belaka. Setelah itu Molly kembali memperlakukan Hermione seperti semula. Dalam Harry Potter and the Order of the Phoenix, Molly membela Harry dan menyatakan bahwa ia sudah seperti anaknya sendiri.

Molly berusaha menjaga agar rumahnya teratur, sebuah tugas yang sulit dengan adanya Fred dan George. Molly sendiri sebenarnya tidak begitu taat pada peraturan, setidaknya ketika di Hogwarts, ia dan Arthur sering melanggar jam malam (lihat Buku Keempat). Molly juga mengajar ketujuh anak-anaknya di rumah sebelum mereka masuk Hogwarts, tampaknya ini adalah sebuah alternatif selain menyekolahkan anak-anak penyihir di sekolah Muggle.

Nama "Molly" kemungkinan berasal dari kata "mollycoddle" dalam bahasa Inggris yang berarti overprotektif terhadap seseorang. Arthur Weasley memanggilnya dengan nama "Mollywobbles" (bila mereka sedang berdua saja). Ketakutan terbesarnya adalah kematian anggota keluarga atau orang-orang yang dicintainya. Hal ini sangat wajar, karena saudaranya, Gideon dan Fabian Prewett, mati terbunuh. Itu sebabnya Molly benar-benar mengkhawatirkan keselamatan keluarganya. Setelah terjadi teror di Piala Dunia Quidditch, Molly benar-benar takut bahwa kata terakhir yang diucapkan pada Fred dan George adalah bahwa nilai OWL mereka tidak cukup tinggi. Dan dialah satu-satunya anggota keluarga Weasley yang menangisi kepergian Percy dari rumah.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...